Archive for Januari 2022
1. Pengertian Lingkungan
Istilah lingkungan berasal dari kata "Environment", yang memiliki makna "The physical, chemical, and biotic condition surrounding an organism." Berdasarkan istilah tersebut, ling-kungan secara umum dapat diartikan sebagai segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan sistem yang kompleks, sehingga dapat memengaruhi satu sama lain.
Kondisi yang saling memengaruhi ini membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi. Selain itu, komponen lingkungan itu dapat saling memengaruhi dengan kuat. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan tidak menutup kemungkinan untuk berubah menjadi buruk. Perubahan itu dapat disebabkan oleh makhluk hidup dalam satu lingkungan tersebut. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik.
Kondisi yang saling memengaruhi ini membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi. Selain itu, komponen lingkungan itu dapat saling memengaruhi dengan kuat. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan tidak menutup kemungkinan untuk berubah menjadi buruk. Perubahan itu dapat disebabkan oleh makhluk hidup dalam satu lingkungan tersebut. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik.
a. Komponen biotik, terdiri atas makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik.
b. Komponen abiotik, terdiri atas benda-benda tidak hidup di antaranya air, tanah, udara, dan cahaya.
2. Hal-hal yang Ditemukan dalam Suatu Lingkungan
Di sekolah, kamu menghabiskan waktu dalam ruangan kelas untuk berinteraksi dengan teman dan guru. Setelah kegiatan sekolah selesai, mungkin kamu pergi ke lapangan olahraga, ke toko buku, atau berjalan menuju tempat bermain. Setiap hari, kamu menuju ke tempat yang berbeda di sekitarmu. Pernahkah kamu mencatat tempat yang kamu kunjungi? Apakah kamu juga mempelajari interaksimu dengan lingkungan yang kamu kunjungi?
Setiap makhluk hidup memerlukan lingkungan tertentu sebagai tempat hidupnya. Tahukah kamu, tempat hidup dinamakan habitat. Dalam suatu habitat, terdapat berbagai jenis makhluk hidup (biotik) dan makhluk tak hidup (abiotik).
Tempat yang kamu kunjungi merupakan suatu habitat bagi suatu makhluk hidup. Pada tempat tersebut akan terjadi interaksi antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup
BAB 2 HAL HAL YANG DITEMUKAN DALAM SUATU LINKUNGAN
Tag :
IPA BAB 2
Read Post : BAB 2 HAL HAL YANG DITEMUKAN DALAM SUATU LINKUNGANKamis, 27 Januari 2022
Comments : 0
Tag :
IPA BAB 2
Read Post : BAB 2 HAL HAL YANG DITEMUKAN DALAM SUATU LINKUNGANKamis, 27 Januari 2022
A. Pengertian Lingkungan
Istilah lingkungan berasal dari kata "Environment", yang memiliki makna "The physical, chemical, and biotic condition surrounding an organism." Berdasarkan istilah tersebut, ling-kungan secara umum dapat diartikan sebagai segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan sistem yang kompleks, sehingga dapat memengaruhi satu sama lain. Kondisi yang saling memengaruhi ini membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi. Selain itu, komponen lingkungan itu dapat saling memengaruhi dengan kuat. Ada saatnya kualitas lingkungan berubah menjadi baik dan tidak menutup kemungkinan untuk berubah menjadi buruk. Perubahan itu dapat disebabkan oleh makhluk hidup dalam satu lingkungan tersebut. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan abiotik.
1. Komponen biotik, terdiri atas makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik.
2. Komponen abiotik, terdiri atas benda-benda tidak hidup di antaranya air, tanah, udara, dan cahaya
sumber:slideplayer.info
RANGKUMAN
Lingkungan secara umum diartikan sebagai segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan sistem yang kompleks sehingga dapat memengaruhi satu sama lain. Lingkungan terdiri atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik terdiri atas makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik. Komponen abiotik terdiri atas benda-benda mati seperti air, tanah, udara, cahaya, dan sebagainya.
Setiap organisme tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung pada organisme lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan membentuk suatu pola interaksi. Pola interaksi ini terjadi antara komponen biotik dan komponen abiotik serta antara komponen biotik dan biotik.
Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lain dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan (rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan), maupun melalui bentuk hidup bersama, yaitu simbiosis. Berdasarkan cara menyusun makanannya, makhluk hidup dapat berperan sebagai organisme autotrof dan heterotrof.
Manusia juga memiliki interaksi dengan lingkungan. Berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam menyebabkan kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu, akibatnya lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
setiap sel memiliki ciri utama tertentu dan menggunakan DNA sebagai informasi genetiknya. Sel dapat dibagi menjadi dua bentuk utama. Mengutip dari Modul Ajar Biologi Sel dan Peranannya dalam Kehidupan oleh Rahmadina, berikut adalah dua bentuk utama sel.
Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (1)
zoom-in-white
Perbesar
Sel memiliki dua bentuk utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariot. Foto: Pixabay
1. Sel Prokariotik
Sel prokariotik, merupakan bentuk kehidupan yang terkecil dan memiliki metabolisme paling bervariasi. Istilah prokariotik sendiri memiliki arti “sebelum nukleus” yaitu suatu organisme bersel satu tanpa adanya nukleus.
Hal ini membuktikan bahwa sel prokariotik ini terlebih dahulu ada dibandingkan sel eukariotik. Sel prokariotik memiliki tiga komponen dasar, di antaranya adalah plasmalemma, ribosom, dan nukleoid.
ADVERTISEMENT
Beberapa sel prokariotik tidak memiliki kapsul yang menyelubungi dinding sel, kecuali prokariot yang dapat berfotosintesis. Sel prokariot juga dapat mengabsorbsi bahan organik untuk pertumbuhannya.
2. Sel Eukariot
Sel eukariot adalah sel yang memiliki inti atau nukleus (karion) yang dikelilingi oleh membran, sehingga sel eukariotik memiliki dua membran yaitu membran sitoplasma dan membran inti (membran nukleus).
Sel eukariotik memulai kehidupannya dengan sebuah nukleus yang dikelilingi oleh berbagai macam organel yang memiliki struktur, serta fungsi tertentu dan terbungkus dalam sebuah membran. Karena itu, bentuknya kokoh dan tersusun dengan teratur.
Secara umum, sel eukariotik ini merupakan hasil evolusi secara fisik dan biologis yang terjadi berjuta tahun yang lalu, di mana sel ini terbentuk dari sekelompok organisme anaerobik dan organisme aerobik yang berhubungan secara simbiosis.
Kemudian sel tersebut dapat hidup bersama, dan hidup saling ketergantungan satu dengan yang lainnya sehingga terbentuklah sel eukariotik.
Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (2)
zoom-in-white
Perbesar
Bagian-bagian sel, mulai dari membran hingga vakuola. Foto: Pixabay
Bagian-Bagian Sel
Berikut adalah bagian-bagian sel, baik sel tumbuhan atau sel hewan, yang dikutip dalam modul Bab 8 IPA SMP Kelas VII Organisasi Kehidupan dan Keanekaragaman Makhluk Hidup terbitan Yudhistira.
Membran sel, yaitu membran yang berfungsi melindungi isi sel dan tempat keluar masuknya bahan yang ada di dalam sel
Dinding sel, merupakan dinding sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan, bersifat kaku dan kekakuan tersebut memberi bentuk pada sel.
Kloroplas, adalah organel yang hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan. Di dalam kloroplas terdapat klorofil
Sitoplasma, berbentuk gel yang kental dan terdapat dalam semua organel
Mitokondria, merupakan tempat pembangkit energi untuk keperluan sel. Sel yang aktif biasanya lebih banyak memiliki mitokondria
Membran inti, merupakan bagian yang melindungi inti, dan tempat lalu lintas bahan inti
Inti, yang berfungsi mengontrol semua kegiatan sel
Vakuola, adalah tempat untuk menyimpan makanan dan zat-zat kimia lainnya.
Struktual dan fungsional kehidupan
Tag :
BAB 1
Read Post : Struktual dan fungsional kehidupan Rabu, 12 Januari 2022
Comments : 0
Tag :
BAB 1
Read Post : Struktual dan fungsional kehidupan Rabu, 12 Januari 2022
setiap sel memiliki ciri utama tertentu dan menggunakan DNA sebagai informasi genetiknya. Sel dapat dibagi menjadi dua bentuk utama. Mengutip dari Modul Ajar Biologi Sel dan Peranannya dalam Kehidupan oleh Rahmadina, berikut adalah dua bentuk utama sel.
Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (1)
zoom-in-white
Perbesar
Sel memiliki dua bentuk utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariot. Foto: Pixabay
1. Sel Prokariotik
Sel prokariotik, merupakan bentuk kehidupan yang terkecil dan memiliki metabolisme paling bervariasi. Istilah prokariotik sendiri memiliki arti “sebelum nukleus” yaitu suatu organisme bersel satu tanpa adanya nukleus.
Hal ini membuktikan bahwa sel prokariotik ini terlebih dahulu ada dibandingkan sel eukariotik. Sel prokariotik memiliki tiga komponen dasar, di antaranya adalah plasmalemma, ribosom, dan nukleoid.
ADVERTISEMENT
Beberapa sel prokariotik tidak memiliki kapsul yang menyelubungi dinding sel, kecuali prokariot yang dapat berfotosintesis. Sel prokariot juga dapat mengabsorbsi bahan organik untuk pertumbuhannya.
2. Sel Eukariot
Sel eukariot adalah sel yang memiliki inti atau nukleus (karion) yang dikelilingi oleh membran, sehingga sel eukariotik memiliki dua membran yaitu membran sitoplasma dan membran inti (membran nukleus).
Sel eukariotik memulai kehidupannya dengan sebuah nukleus yang dikelilingi oleh berbagai macam organel yang memiliki struktur, serta fungsi tertentu dan terbungkus dalam sebuah membran. Karena itu, bentuknya kokoh dan tersusun dengan teratur.
Secara umum, sel eukariotik ini merupakan hasil evolusi secara fisik dan biologis yang terjadi berjuta tahun yang lalu, di mana sel ini terbentuk dari sekelompok organisme anaerobik dan organisme aerobik yang berhubungan secara simbiosis.
Kemudian sel tersebut dapat hidup bersama, dan hidup saling ketergantungan satu dengan yang lainnya sehingga terbentuklah sel eukariotik.
Sel sebagai Unit Struktural dan Fungsional Kehidupan (2)
zoom-in-white
Perbesar
Bagian-bagian sel, mulai dari membran hingga vakuola. Foto: Pixabay
Bagian-Bagian Sel
Berikut adalah bagian-bagian sel, baik sel tumbuhan atau sel hewan, yang dikutip dalam modul Bab 8 IPA SMP Kelas VII Organisasi Kehidupan dan Keanekaragaman Makhluk Hidup terbitan Yudhistira.
Membran sel, yaitu membran yang berfungsi melindungi isi sel dan tempat keluar masuknya bahan yang ada di dalam sel
Dinding sel, merupakan dinding sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan, bersifat kaku dan kekakuan tersebut memberi bentuk pada sel.
Kloroplas, adalah organel yang hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan. Di dalam kloroplas terdapat klorofil
Sitoplasma, berbentuk gel yang kental dan terdapat dalam semua organel
Mitokondria, merupakan tempat pembangkit energi untuk keperluan sel. Sel yang aktif biasanya lebih banyak memiliki mitokondria
Membran inti, merupakan bagian yang melindungi inti, dan tempat lalu lintas bahan inti
Inti, yang berfungsi mengontrol semua kegiatan sel
Vakuola, adalah tempat untuk menyimpan makanan dan zat-zat kimia lainnya.
MENGENAL TENTANG SEL SEL TUMBUHAN
1. Jaringan Meristematik
Jaringan meristematik terdiri dari sel-sel meristem. Jaringan ini dapat ditemukan pada titik-titik tumbuh diujung batang dan akar (disebut meristem pucuk/ujung/apikal), di bawah kulit kayu (sebagai kambium gabus maupun kambium pembuluh, disebut meristem tepi/lateral), dan di tepi ruas atau buku, serta pada pangkal tangkai daun (meristem antara/interkalar).
2. Jaringan Epidermis
Jaringan epidermis berfungsi melindungi bagian dalam organ sehingga tidak bersentuhan langsung dengan pengaruh keadaan di luar organ. Sel-sel epidermis biasanya berbentuk segi empat apabila dilihat dari samping, berjajar homogen. Namun, epidermis dapat mengalami perubahan menjadi sel-sel penutup atau sel penjaga stomata beserta beberapa sel tetangga, trikoma (rambut daun/batang), duri, serta rambut kelenjar.
3. Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut dimiliki oleh tumbuhan terdiri dari jaringan xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). Jaringan xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral, sedangkan jaringan floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis.
4. Jaringan Dasar/Parenkim
Jaringan dasar menyusun sebagian besar tubuh tumbuhan. Kelompok jaringan ini memiliki banyak fungsi tergantung tempat jaringan ini berada. Seringkali jaringan ini mengisi bagian terbesar dari suatu organ, menyusun daging buah, kulit batang, isi umbi atau rimpang yang menyimpan pati atau metabolit sekunder tertentu.
5. Jaringan Kolenkim
Jaringan kolenkim adalah jaringan yang berfungsi sebagai jaringan penguat atau penyokong pada organ tumbuhan yang masih aktif mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.
6. Jaringan Sklerenkim
Jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat atau jaringan penyokong dengan dinding sekunder yang tebal karena mengandung zat lignin. Jaringan sklerenkim ini hanya dijumpai pada organ tumbuhan yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.
ORGAN ORGAN PADA HEWAN DAN TUMBUHAN
Organ merupakan bagian yang dimiliki oleh makhluk hidup yang dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Dalam organ tubuh makhluk hidup, terdapat jaringan-jaringan yang terdiri dari ribuan sel penyusun.
Hewan dan tumbuhan yang merupakan makhluk hidup tentunya memiliki organ di dalam tubuhnya. Lantas, apa saja organ-organ penyusun yang dimiliki oleh tumbuhan dan hewan?
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.
Organ-Organ pada Hewan
Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket B Tingkatan III yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama untuk melakukan tugas tertentu.
Secara umum, organ hewan dibagi menjadi dua kelompok, yakni:
1. Organ Dalam
Organ dalam adalah organ yang terletak pada bagian dalam tubuh dan ditutupi oleh otot-otot. Berikut beberapa organ yang tergolong menjadi organ dalam:
ADVERTISEMENT
Hati merupakan organ untuk menawar racun yang terbentuk dalam tubuh.
Otak untuk mengatur dan mengkoordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
Ginjal adalah organ eksersi yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.
Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat pencernaan.
Jantung adalah organ yang memiliki fungsi untuk memompa darah supaya beredar ke seluruh tubuh.
Paru-paru berfungsi sebagai alat pernafasan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf.
Pankreas adalah merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin.
Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya (1)
zoom-in-white
Perbesar
Contoh organ luar yang dimiliki hewan, adalah hidung, telinga, mata, dan mulut. Sumber: Unsplash.com
2. Organ Luar
ADVERTISEMENT
Organ luar adalah organ yang dapat terlihat dan terletak di luar tubuh hewan. Berikut beberapa contoh organ luar, yakni:
Hidung untuk menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara.
Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh.
Mulut memiliki fungsi untuk membantu hewan dalam melakukan aktivitas, berupa makan dan berbicara.
Mata berfungsi untuk melihat.
Organ-Organ pada Tumbuhan
Di dalam tumbuhan, ada banyak organ yang tersusun untuk menopang aktivitas kehidupan tumbuhan. Berikut beberapa organ tumbuhan beserta fungsinya:
1. Akar
Akar adalah organ tumbuhan yang berfungsi sebagai berikut:
Pelekat tumbuhan pada media dan penopang tegaknya tubuh tumbuhan.
Untuk menyerap air dan unsur hara.
Alat pernapasan.
Tempat menyimpan cadangan makanan.
Alat perkembangbiakan vegetatif.
ADVERTISEMENT
2. Batang
Batang adalah salah satu organ tumbuhan yang memiliki fungsi:
Memperluas tajuk tumbuhan dalam efisiensi menangkap cahaya matahari.
Alat transportasi zat makanan dari akar ke daun dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
Alat perkembangbiakan vegetatif.
Menegakkan tubuh tumbuhan.
Menyimpan cadangan makanan.
Organ-Organ pada Hewan dan Tumbuhan beserta Fungsinya (2)
zoom-in-white
Perbesar
Daun merupakan organ yang dimiliki tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. Sumber: Unsplash.com
3. Daun
Daun memiliki sejumlah fungsi bagi tumbuhan, di antaranya:
Tempat fotosintesis.
Tempat menyimpan bahan makanan.
Alat perkembangbiakan vegetatif (pada tumbuhan tertentu).
Alat penguapan atau evaporasi.
Tempat terjadinya transpirasi dan gutasi.
Penyimpanan cadangan makanan.
Transpirasi dan pertukaran gas.
4. Bunga
Bunga merupakan organ tumbuhan sebagai alat pembentuk sel kelamin atau alat reproduksi atau perkembangbiakan.
5. Buah dan Biji
Buah dan biji merupakan bagian dari tumbuhan yang menjadi hasil dari perkembangbiakan yang dilakukan oleh tumbuhan.
(SAI)
SISTEM ORGAN DAN ORGANISME
Sistem organ adalah gabungan dari beberapa organ yang saling bekerjasama satu sama lain.
Tanpa adanya kerjasama antarorgan ini, tentu organ-organ di tubuh kita tidak akan terhubung dengan baik. Misalnya, jantung yang seharusnya memompa darah, tidak akan berhasil menyalurkan darah tersebut ke seluruh tubuh apabila tidak bekerja sama dengan organ pembuluh darah.
Baca juga: Apa Saja Bagian-Bagian Hidung Beserta Fungsinya?
Salah satu contoh sistem organ yang terdapat pada manusia yaitu sistem pernapasan. Sistem pernapasan dibentuk atas kerjasama organ hidung, tenggorokan, laring, faring, trakea, dan paru-paru. Kalau kamu mengetahui organ-organ pencernaan seperti mulut, kerongkongan, usus, dan anus. Nah, mereka ini membentuk sistem organ yang bernama sistem pencernaan. Kebayang dong, kalau ada salah satu di antara organ ini yang rusak? Pasti sistem pencernaan tubuh kita tidak berjalan lancar.
Adapun sistem organ yang lain adalah sistem saraf, sistem ekskresi, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, sistem hormon, sistem rangka, sistem otot.
sistem organ manusia.jpg
Oya, sama seperti organ, sistem organ ini tidak hanya dimiliki oleh manusia saja, lho! Seluruh makhluk hidup tingkat tinggi yang mempunyai organ-organ di tubuhnya kemungkinan besar memiliki sistem organ.
Hayo, apa saja organ-organ penting yang ada di tumbuhan? Ya, betul. Ada daun, batang, dan akar.
Sama halnya dengan manusia, organ-organ di tumbuhan ini juga saling bekerja sama satu sama lain. Karena dalam fotosintesis membutuhkan daun sebagai “wadah”, serta batang yang digunakan sebagai “lorong” tempat menyalurkan hasil-hasil fotosintesis. Itu artinya, proses ini terjadi karena adanya sistem organ. Bahkan, pada tumbuhan, ada sisttem pengangkutan, sistem pelindung, sistem penyokong dan berbagai sistem lain.
sistem organ pada tumbuhan.jpg
Dalam tingkatan organisasi kehidupan, sistem-sistem organ ini pada akhirnya akan membentuk organisme. Berdasarkan biologi dan ekologi, organisme adalah tingkat organisasi kehidupan yang terakhir berupa kumpulan molekul-molekul yang saling memengaruhi sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup. Apa itu contoh organisme: Ya kita, dong. Manusia. Makhluk-makluk hidup lain juga merupakan organisme.
Kalau kamu bingung, ini adalah 6 ciri umum dari organisme:
1) Memerlukan makanan
2) Bernapas
3) Bergerak
4) Tumbuh
5) Berkembang biak
6) Peka terhadap rangsang
Jadi, kalau sesuatu itu memiliki keenam ciri tersebut, dia dikatakan sebagai organisme.
Nah, bagaimana materi kita mengenai penjelasan sistem organ dan organisme? Kumpulan dari organ akan membentuk sistem organ, dan kumpulan dari sistem organ yang saling bekerjasama akan membentuk organisme yang mempunyai keenam ciri umum tadi. Kalau kamu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai materi seperti ini, yuk tonton video pembelajaran beranimasi dalam
SUMBER:RUANG GURU
SENANG SEKALI